Di pinggiran kota Madinah terdapat percetakan yang dibangun untuk menjaga kemurnian kitab suci Alquran. Dengan pekerja berjumlah 1.700 orang, setiap tahunnya, percetakan mampu mencetak 10 juta Alquran dalam bentuk cetakan, CD, dan kaset.
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Minggu, 18 Maret 2012
Sabtu, 10 Maret 2012
Pelukis kartun Nabi mati dijilat api !!??


Dalam laporan salah satu TV Arab Saudi ,akhbar arab yang di terbitkan dari arab saudi melaporkan bahwa Kurt Westergaard seorang kartunis denmark yang melukis gambar nabi muhammad tewas dalam sebuah kebakaran yang menimpa kartunis tersebut,
Pemerintah Denmark berusaha sekeras mungkin untuk menutupi kejadian tersebut yang menyebabkan tewasnya kartunis Denmark tersebut.
Kurt Westergaard adalah seorang kartunis Denmark yang telah lancang dan berani membuat gambar Nabi Muhammad SAW, yang membuat umat islam murka dan turun kejalan jalan untuk mengecam tindakan kartunis denmark tersebut, Kurt Westergaard lelaki yang melukis kartun nabi Muhammad SAW dengan niat menghina islam dengan kuasa Allah kartunis Denmark tersebut telah dikabarkan mati secara mengenaskan dengan tubuh terbakar tetapi media Denmark masih bungkam tentang apa penyebab yang menyebabkan terbakarnya kartunis Denmark tersebut.
Kematian Kurt westergaard adalah pelajaran bagi mereka yang suka menghina nabi Muhammad SAW, ini adalah kuasa Allah dan Azab bagi para pengingkar...Subhanallah

Kebenaran Islam Tentang Jantung Manusia Yang Ditulis Oleh Al-Qur’an
Baru-baru ini, sebuah jurnal kedokteran ilmiah kedokteran Internasional di bidang jantung, International Journal of Cardiology, mempublikasikan sebuah paper yang berjudul “The heart and cardiovascular system in the Qur’an and Hadeeth” (Jantung dan sistem jantung dalam Al Qur’an dan Hadits). Ini termasuk sebuah paper yang langka.
Paper itu ditulis oleh Marios Loukas, Yousuf Saad, Shane Tubbs dan Mohamadali Shoja. Penulis pertama, Marios Loukas adalah seorang Profesor di St. George University dengan bidang riset seputar jantung, teknik dan anatomi pembedahan, arteriogenesis hingga pendidikan medis.
Pencarian dengan menggunakan portal ISIWeb Knowledge menyebutkan sekitar 280 paper ilmiah yang pernah ditulis oleh Marios Loukas di bidang jantung. Ini menunjukkan kredibilitas beliau sebagai pakar yang berkompeten untuk berbicara soal jantung, termasuk tulisannya yang membicarakan jantung di dalam Al Quran dan Hadits.

International Journal of Cardiology itu sendiri termasuk jurnal ternama di bidang jantung. Nilai Impact factor jurnal tersebut sekitar 3. Paper yang diterbitkan itu dapat dilihat di
http://www.internationaljournalofcardiology.com/article/S0167-5273(09)00566-X/abstract
Bagi pembaca yang tertarik dengan paper tersebut, silakan mendownload file pdfnya di
http://www.4shared.com/document/tsQIFQ4J/heart-cardiovascular-quran-had.html
Mungkin penting untuk diketahui disini, bahwa kata “heart” dalam dunia kedokteran berarti jantung, bukan hati. Adapun “hati” dalam kedokteran adalah liver. Karena itu kata “qalb” dalam bahasa Arab, diterjemahkan oleh penulis paper tersebut menjadi “heart”, yang dalam bahasa Indonesia berarti jantung.
Ada sejumlah hal menarik dari paper tersebut.
Paper tersebut dikirim dan sampai (received) ke jurnal tersebut pada tanggal 7 Mei 2009. Ternyata, hanya dalam 5 hari kemudian tanggal 12 Mei 2009, paper tersebut langsung disetujui (accepted) oleh editor jurnal tersebut. Sepanjang pengetahuan saya, proses ini sangat-sangat cepat. Rata-rata sebuah paper membutuhkan waktu satu hingga beberapa bulan untuk dapat disetujui oleh editor jurnal. Bahkan ada yang membutuhkan waktu bertahun-tahun. Lamanya proses itu salah satunya karena adanya diskusi panjang dengan reviewer atau pihak ketiga yang memberikan penilaian layak tidaknya sebuah paper untuk dapat diterbitkan di sebuah jurnal ilmiah. Dugaan saya, proses yang hanya lima hari sejak proses received hingga accepted ini disebabkan karena editor langsung setuju dengan isi paper tersebut sehingga tidak diperlukan lagi proses pengecekan oleh pihak ketiga.
Paper itu sendiri terbit secara online pada 25 Agustus 2009. Kemudian dicetak dalam edisi kertas baru-baru saja, pada 1 April 2010.
Dalam pengantarnya, penulis menjelaskan kemajuan ilmu kedokteran saat ini nampaknya melupakan kontribusi dari sejumlah teks-teks agama, salah satunya adalah Quran dan Hadits. Padahal beliau menyebut deskripsi yang akurat tentang struktur anatomi, prosedur bedah, karakteristik fisiologi dan pengobatan medis, “Found within the Qur’an and Hadeeth are accurate descriptions of anatomical structures, surgical procedures, physiological characteristics, and medical remedies.” Paper itu ditulis sebagai review atau rangkuman untuk menyajikan secara akurat kontribusi Al Quran dan Hadits dengan fokus khusus pada sistem jantung “to accurately present the anatomical and medical contributions of the Qur’an and Hadeeth, with specific focus on the cardiovascular system.”
Setelah menyebutkan sejarah singkat Al Quran dan Hadits, Marios Loukas menjelaskan perbedaan kontras dalam Islam dan Kristen mengenai hubungan antara agama dan sains. Dalam sejarah Kristen di abad pertengahan dan masa Renaissance, pengaruh gereja Kristen melumpuhkan (stifle) perkembangan sains, bahkan jika pengamatan sains tersebut sebenarnya didukung oleh perhitungan dan pemikiran rasional. Sementara, sains di era kejayaan Islam berkembang luas disebabkan ajaran Islam mendorong (encourage) dan mendukung riset sains. Selain itu, dalam Islam pencarian ilmu pengetahuan merupakan bagian dari ibadah kepada Tuhan (an act of worship to God).
Paper itu menjelaskan tentang pandangan umum tentang pengobatan dalam Al Qur’an dan Hadits. Diantaranya, Allah SWT yang menciptakan penyakit, dan setiap penyakit itu selalu ada obat dan metode penyembuhannya. Sebuah penyakit yang sembuh terjadi karena adanya ijin dari Allah SWT (permission of God). Ada dua macam perlakuan (treatment) untuk proses penyembuhan suatu penyakit, yaitu secara spiritual dan fisik. Sebab, Al Quran menyebut penyakit tidak hanya berupa penyakit fisik, namun juga penyakit yang “tersembunyi” seperti keragu-raguan (doubt), kotoran keimanan (impurity), kemunafikan (hypocrisy) dan tidak beriman (disbelief) dan dusta (falsehood).
Selain penyakit batin tersebut, Al Quran dan Hadits juga mendiskusikan beberapa penyakit fisik seperti sakit perut (abdominal pain), mencret (diarrhea), demam (fever), penyakit kusta (leprosy), and penyakit mental. Diantara obat yang manjur adalah madu karena mengandung gula, vitamin dan anti mikroba. Selanjutnya Al Quran berbicara tentang makanan apa saja yang haram dikonsumsi, seperti bangkai, darah, daging babi serta yang disembelih tidak atas nama Allah.
Mengenai sistem jantung, darah dan sirkulasinya, penulis menyebut tentang sebuah ayat Al Quran yang menyatakan bahwa “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (Qaaf 16). Ini menunjukkan relasi antara Allah SWT dengan hamba-Nya, sekaligus mengisyaratkan pentingnya pembuluh darah di leher dan hubungannya dengan jantung.
Panjang lebar, penulis paper tersebut juga mengupas jantung, penyakit yang berkaitan dengan jantung, serta kontribusi Al Qur’an dan Hadits bagi dunia medik. Seperti, pembuluh darah aorta, diskusi seputar darah pada penyembelihan binatang. Al Quran juga menyebut ada tiga kelompok manusia berdasarkan keadaan “heart”, yaitu orang yang beriman (believers) yang memiliki heart yang hidup, orang kafir (rejecters of faith) yang memiliki heart yang mati, dan orang munafik (the hypocrites) yang ada penyakit dalam heart. Karena itu Marios Loukas menyatakan bahwa heart memiliki dua tipe, yaitu spiritual heart dan physical heart. Tiga kategori itu termasuk ke dalam spiritual heart. Ia juga menyebutkan bahwa ulama (scholars) membagi dua jenis penyakit dalam spiritual heart, yaitu syubuhat dan syahwat.
Bagin yang juga menarik, ketika secara tidak langsung gaya hidup manusia yang dikehendaki oleh Allah SWT, membuat kemungkinan terkena penyakit jantung menjadi lebih kecil, seperti melakukan aktivitas spiritual, makan secukupnya, bekerja secara fisik, tidak marah dan iri hati, menjauhi keserakahan, serta menjauhkan diri dari makanan dan minuman yang dilarang. Termasuk dibahas pula gerakan-gerakan shalat (berdiri, sujud duduk) yang berhubungan dengan kesehatan, sampai-sampai gerakan orang shalat yang malas seperti yang dilakukan oleh orang munafik dikecam dalam Al Quran. Hingga dibahas pula, larangan Islam untuk mengkonsumsi alkohol untuk khamar yang bisa ditinjau dari segi kesehatan. Sebab, alkohol berpengaruh pada seluruh organ tubuh, seperti liver, lambung, usus, pankreas, jantung dan otak dan dapat menyebabkan sejumlah penyakit, seperti liver cirrhosis, pancreatic insufficiency, cancer, hypertension dan heart disease.
Di bagian kesimpulan, penulis menyatakan bahwa Al Qur’an dan ucapan Nabi Muhammad merupakan teks agama, spiritual dan sekaligus saintifik, serta memberikan pengaruh (influence) bagi ilmu medik dan anatomi. Setelah panjang lebar menjelaskan, penulis menyatakan bahwa jantung (heart) sesungguhnya berisi unsur hati, kecerdasaan dan emosi, sebagaimana juga unsur fisik tubuh yang dapat mengalami sakit, seperti pembekuan darah dll. Penulis juga menyatakan bahwa saintis Eropa di abad pertengahan gagal dalam mengambil manfaat dari Islam, disebabkan oleh beberapa kemungkinan diantaranya proses penterjemahan yang buruk.
Disamping itu pula, sudah menjadi sunnatullah jika gembong anti Islam selalu menampakkan kebenciannya terhadap setiap upaya untuk memajukan Islam. Kalangan anti Islam dari kelompok faithfreedom.org misalnya, mereka sangat tidak suka ketika jurnal Cardiology itu menerbitkan paper tersebut. Bahkan salah satunya seperti Syed Kamran Mirza sampai menulis surat kepada jurnal tersebut agar menarik paper tersebut. Tentu saja permintaan itu ditolak.
Semoga informasi ini bisa menjadi tambahan inspirasi untuk kaum muslimin, untuk selalu menjadi yang terbaik di bidang masing-masing, menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, dan juga menjadi tambahan keimanan bagi kita, kaum muslimin.
Paper itu ditulis oleh Marios Loukas, Yousuf Saad, Shane Tubbs dan Mohamadali Shoja. Penulis pertama, Marios Loukas adalah seorang Profesor di St. George University dengan bidang riset seputar jantung, teknik dan anatomi pembedahan, arteriogenesis hingga pendidikan medis.
Pencarian dengan menggunakan portal ISIWeb Knowledge menyebutkan sekitar 280 paper ilmiah yang pernah ditulis oleh Marios Loukas di bidang jantung. Ini menunjukkan kredibilitas beliau sebagai pakar yang berkompeten untuk berbicara soal jantung, termasuk tulisannya yang membicarakan jantung di dalam Al Quran dan Hadits.
International Journal of Cardiology itu sendiri termasuk jurnal ternama di bidang jantung. Nilai Impact factor jurnal tersebut sekitar 3. Paper yang diterbitkan itu dapat dilihat di
http://www.internationaljournalofcardiology.com/article/S0167-5273(09)00566-X/abstract
Bagi pembaca yang tertarik dengan paper tersebut, silakan mendownload file pdfnya di
http://www.4shared.com/document/tsQIFQ4J/heart-cardiovascular-quran-had.html
Mungkin penting untuk diketahui disini, bahwa kata “heart” dalam dunia kedokteran berarti jantung, bukan hati. Adapun “hati” dalam kedokteran adalah liver. Karena itu kata “qalb” dalam bahasa Arab, diterjemahkan oleh penulis paper tersebut menjadi “heart”, yang dalam bahasa Indonesia berarti jantung.
Ada sejumlah hal menarik dari paper tersebut.
Paper tersebut dikirim dan sampai (received) ke jurnal tersebut pada tanggal 7 Mei 2009. Ternyata, hanya dalam 5 hari kemudian tanggal 12 Mei 2009, paper tersebut langsung disetujui (accepted) oleh editor jurnal tersebut. Sepanjang pengetahuan saya, proses ini sangat-sangat cepat. Rata-rata sebuah paper membutuhkan waktu satu hingga beberapa bulan untuk dapat disetujui oleh editor jurnal. Bahkan ada yang membutuhkan waktu bertahun-tahun. Lamanya proses itu salah satunya karena adanya diskusi panjang dengan reviewer atau pihak ketiga yang memberikan penilaian layak tidaknya sebuah paper untuk dapat diterbitkan di sebuah jurnal ilmiah. Dugaan saya, proses yang hanya lima hari sejak proses received hingga accepted ini disebabkan karena editor langsung setuju dengan isi paper tersebut sehingga tidak diperlukan lagi proses pengecekan oleh pihak ketiga.
Paper itu sendiri terbit secara online pada 25 Agustus 2009. Kemudian dicetak dalam edisi kertas baru-baru saja, pada 1 April 2010.
Dalam pengantarnya, penulis menjelaskan kemajuan ilmu kedokteran saat ini nampaknya melupakan kontribusi dari sejumlah teks-teks agama, salah satunya adalah Quran dan Hadits. Padahal beliau menyebut deskripsi yang akurat tentang struktur anatomi, prosedur bedah, karakteristik fisiologi dan pengobatan medis, “Found within the Qur’an and Hadeeth are accurate descriptions of anatomical structures, surgical procedures, physiological characteristics, and medical remedies.” Paper itu ditulis sebagai review atau rangkuman untuk menyajikan secara akurat kontribusi Al Quran dan Hadits dengan fokus khusus pada sistem jantung “to accurately present the anatomical and medical contributions of the Qur’an and Hadeeth, with specific focus on the cardiovascular system.”
Setelah menyebutkan sejarah singkat Al Quran dan Hadits, Marios Loukas menjelaskan perbedaan kontras dalam Islam dan Kristen mengenai hubungan antara agama dan sains. Dalam sejarah Kristen di abad pertengahan dan masa Renaissance, pengaruh gereja Kristen melumpuhkan (stifle) perkembangan sains, bahkan jika pengamatan sains tersebut sebenarnya didukung oleh perhitungan dan pemikiran rasional. Sementara, sains di era kejayaan Islam berkembang luas disebabkan ajaran Islam mendorong (encourage) dan mendukung riset sains. Selain itu, dalam Islam pencarian ilmu pengetahuan merupakan bagian dari ibadah kepada Tuhan (an act of worship to God).
Paper itu menjelaskan tentang pandangan umum tentang pengobatan dalam Al Qur’an dan Hadits. Diantaranya, Allah SWT yang menciptakan penyakit, dan setiap penyakit itu selalu ada obat dan metode penyembuhannya. Sebuah penyakit yang sembuh terjadi karena adanya ijin dari Allah SWT (permission of God). Ada dua macam perlakuan (treatment) untuk proses penyembuhan suatu penyakit, yaitu secara spiritual dan fisik. Sebab, Al Quran menyebut penyakit tidak hanya berupa penyakit fisik, namun juga penyakit yang “tersembunyi” seperti keragu-raguan (doubt), kotoran keimanan (impurity), kemunafikan (hypocrisy) dan tidak beriman (disbelief) dan dusta (falsehood).
Selain penyakit batin tersebut, Al Quran dan Hadits juga mendiskusikan beberapa penyakit fisik seperti sakit perut (abdominal pain), mencret (diarrhea), demam (fever), penyakit kusta (leprosy), and penyakit mental. Diantara obat yang manjur adalah madu karena mengandung gula, vitamin dan anti mikroba. Selanjutnya Al Quran berbicara tentang makanan apa saja yang haram dikonsumsi, seperti bangkai, darah, daging babi serta yang disembelih tidak atas nama Allah.
Mengenai sistem jantung, darah dan sirkulasinya, penulis menyebut tentang sebuah ayat Al Quran yang menyatakan bahwa “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (Qaaf 16). Ini menunjukkan relasi antara Allah SWT dengan hamba-Nya, sekaligus mengisyaratkan pentingnya pembuluh darah di leher dan hubungannya dengan jantung.
Panjang lebar, penulis paper tersebut juga mengupas jantung, penyakit yang berkaitan dengan jantung, serta kontribusi Al Qur’an dan Hadits bagi dunia medik. Seperti, pembuluh darah aorta, diskusi seputar darah pada penyembelihan binatang. Al Quran juga menyebut ada tiga kelompok manusia berdasarkan keadaan “heart”, yaitu orang yang beriman (believers) yang memiliki heart yang hidup, orang kafir (rejecters of faith) yang memiliki heart yang mati, dan orang munafik (the hypocrites) yang ada penyakit dalam heart. Karena itu Marios Loukas menyatakan bahwa heart memiliki dua tipe, yaitu spiritual heart dan physical heart. Tiga kategori itu termasuk ke dalam spiritual heart. Ia juga menyebutkan bahwa ulama (scholars) membagi dua jenis penyakit dalam spiritual heart, yaitu syubuhat dan syahwat.
Bagin yang juga menarik, ketika secara tidak langsung gaya hidup manusia yang dikehendaki oleh Allah SWT, membuat kemungkinan terkena penyakit jantung menjadi lebih kecil, seperti melakukan aktivitas spiritual, makan secukupnya, bekerja secara fisik, tidak marah dan iri hati, menjauhi keserakahan, serta menjauhkan diri dari makanan dan minuman yang dilarang. Termasuk dibahas pula gerakan-gerakan shalat (berdiri, sujud duduk) yang berhubungan dengan kesehatan, sampai-sampai gerakan orang shalat yang malas seperti yang dilakukan oleh orang munafik dikecam dalam Al Quran. Hingga dibahas pula, larangan Islam untuk mengkonsumsi alkohol untuk khamar yang bisa ditinjau dari segi kesehatan. Sebab, alkohol berpengaruh pada seluruh organ tubuh, seperti liver, lambung, usus, pankreas, jantung dan otak dan dapat menyebabkan sejumlah penyakit, seperti liver cirrhosis, pancreatic insufficiency, cancer, hypertension dan heart disease.
Di bagian kesimpulan, penulis menyatakan bahwa Al Qur’an dan ucapan Nabi Muhammad merupakan teks agama, spiritual dan sekaligus saintifik, serta memberikan pengaruh (influence) bagi ilmu medik dan anatomi. Setelah panjang lebar menjelaskan, penulis menyatakan bahwa jantung (heart) sesungguhnya berisi unsur hati, kecerdasaan dan emosi, sebagaimana juga unsur fisik tubuh yang dapat mengalami sakit, seperti pembekuan darah dll. Penulis juga menyatakan bahwa saintis Eropa di abad pertengahan gagal dalam mengambil manfaat dari Islam, disebabkan oleh beberapa kemungkinan diantaranya proses penterjemahan yang buruk.
Menurut hemat saya, Al Quran memang bukan kitab sains, namun petunjuk hidup bagi manusia. Bagi orang yang beriman, Al Quran juga tidak butuh bukti untuk kebenaran isinya. Namun demikian, adanya sejumlah isyarat-isyarat ilmiah yang belakangan terbukti sesuai dengan perkembangan sains modern semakin menunjukkan bahwa Al Quran bukanlah sebuah kitab yang biasa, tetapi sebuah mukjizat dari Allah SWT. Inilah domain yang dimasuki oleh Marios Loukas dan partnernya. Orang seperti Marios Loukas dengan kepakarannya di bidang jantung sangat tepat untuk membahas masalah ini. Tentu, usaha ini patut mendapat apresiasi dari kita, kaum muslimin. Salah satunya, beberapa saintis Turki menulis paper di jurnal tersebut yang berjudul “Islamic legacy of cardiology: Inspirations from the holy sources”, sebagai kelanjutan dari paper Marios Loukas tersebut.
Disamping itu pula, sudah menjadi sunnatullah jika gembong anti Islam selalu menampakkan kebenciannya terhadap setiap upaya untuk memajukan Islam. Kalangan anti Islam dari kelompok faithfreedom.org misalnya, mereka sangat tidak suka ketika jurnal Cardiology itu menerbitkan paper tersebut. Bahkan salah satunya seperti Syed Kamran Mirza sampai menulis surat kepada jurnal tersebut agar menarik paper tersebut. Tentu saja permintaan itu ditolak.
Semoga informasi ini bisa menjadi tambahan inspirasi untuk kaum muslimin, untuk selalu menjadi yang terbaik di bidang masing-masing, menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, dan juga menjadi tambahan keimanan bagi kita, kaum muslimin.

Sabtu, 18 Februari 2012
Berisik, Israel Cari Cara Matikan Adzan
Pemerintah Israel mencari cara agar suara volume suara adzan dari berbagai Masjid di wilayah perbatasan Israel-Palestina dapat dikecilkan atau dimatikan. Hal ini dikarenakan para pemukim Yahudi yang mengeluh, adzan itu menyebabkan kebisingan ketika mereka sedang tidur.
Dalam laman Haaretz, Rabu (18/1), Administrasi Pemerintahan Sipil Israel di Tepi Barat mencari cara penggunaan teknologi untuk mematikan volume suara panggilan muadzin tersebut.
Kepala Administrasi Pemerintahan Sipil Israel, Brigjen Moti Almoz mengadakan pertemuan dengan beberapa ahli teknis militer. Agar dapat dicari teknologi untuk dapat mematikan secara otomatis volume adzan dari wilayah Palestina.
Pejabat Administrasi Sipil beranggapan tidak perlu meminta persetujuan otoritas palestina. “Pemerintah Palestina akan menyambut baik hal ini, banyak juga warga Palestina juga mengeluhkan tentang suara keras ini,” ujarnya.
Ternyata teknologi juga dapat berdampak bagi masjid di wilayah Israel. Bulan lalu, Pejabat Israel dari Partai Yisrael Beiteinu, Anastassia Michaeli mengajukan RUU untuk melarang penggunaan sistem suara oleh muadzin di Masjid. Karena alasan yang sama kebisingan. RUU ini awalnya didukung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, tapi akhirnya gagal karena keberatan dari pejabat lain dari partai Likud.
Di wilayah Hebron, Pemukim Yahudi bahkan membalas suara adzan dengan membunyikan musik Hasid khas Yahudi dengan pengeras suara sekencang-kencangnya. Namun akhirnya dapat dimediasi oleh Departemen Perlindungan Lingkungan, dengan alasan wilayah masjid di dekat pemukiman yahudi ini berada dalam makam leluhur yang berada diwilayah kendali Israel.
Tragedi WTC Dorong Islam Berkembang Pesat
Dosen Universitas Paramadina Jakarta, Doktor Syafiq Assegaf, menegaskan bahwa tragedi serangan menara kembar WTC di AS pada 11 September 2001 justru mendorong Islam berkembang pesat di seantero dunia.
"Tragedi WTC justru membuat orang penasaran sehingga banyak orang yang mulai mencari Al Quran dan mempelajari Islam," katanya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Yayasan At-Tathir di Graha Indrapura, Surabaya, Jumat.
Dalam acara yang juga dihadiri para habaib/ulama di Surabaya dan pembicara lain Dr Umar Shihab (Jakarta) itu, dia menjelaskan bahwa perkembangan pesat Islam itu terlihat di Amerika dan sejumlah negara di Eropa.
"Di Amerika sekarang, setiap tahun ada sekitar 20.000 orang yang masuk Islam, sedangkan di Eropa juga sama. Awalnya, mereka penasaran dengan Islam yang dikait-kaitkan dengan terorisme, tapi akhirnya justru tertarik dengan Islam," katanya.
Menurut dia, perkembangan yang menggembirakan itu menunjukkan sepak terjang Nabi Muhammad SAW itu tidak hanya dikagumi orang Islam yang suka menggelar Maulid Nabi, tetapi non-Muslim juga banyak, termasuk cendekiawan Barat.
"Karena itu, saya heran, kenapa banyak orang Islam yang menyatakan Maulid Nabi itu bid’ah dan syirik, padahal banyak non-Muslim yang memuji Nabi Muhammad SAW. Saya yakin pujian kepada Rasulullah itu tulus, bukan kultus," katanya.
Ia mencontohkan mantan peneliti NASA, Michael Hart, yang jatuh cinta kepada Nabi Muhammad SAW sehingga dia menempatkan Rasulullah dalam peringkat pertama dalam buku 100 Orang Berpengaruh di Dunia.
"Michael Hart itu non-Muslim, tapi dia menempatkan Nabi Muhammad SAW pada peringkat pertama, lalu posisi kedua ditempati Isaac Newton dan posisi ketiga adalah Yesus Kristus. Ada juga Jenghis Khan, Mahatma Gandhi, Karl Marx, Aristoteles, Buddha Gautama, dan sebagainya," katanya.
Alasan yang digunakan Michael Hart juga bukan kultus, tetapi Muhammad SAW merupakan peletak dasar prinsip Islam sekaligus penyebar ajarannya, Muhammad SAW merupakan pemimpin agama sekaligus pemimpin masyarakat (duniawi), dan Muhammad SAW muncul di wilayah tidak berbudaya dengan membangun budaya.
"Oleh karena itu, jejak ajaran dan pengaruhnya mendunia dan masih ada dari dulu hingga sekarang, bahkan Islam sekarang meluas hingga ke Eropa dan Afrika," katanya.
Selain Michael Hart, kata dia, pemimpin dunia Mahatma Gandhi juga mengagumi Muhammad SAW. "Saya sudah tahu, karena itu saya percaya Islam tidak disebarkan dengan perang, tapi Islam menyebar karena gaya hidup Muhammad, yakni sederhana, menghindari pujian, dan totalitas kepada Tuhan," katanya.
Senada dengan itu, pembicara lain, Dr Umar Shihab, menjelaskan pentingnya shalawat (selawat) kepada Nabi Muhammad SAW. "Selawat itu melakukan sesuatu untuk yang dicintai. Oleh karena itu, para malaikat dan nabi pun berselawat kepada Nabi," katanya.
Bahkan, kata dia, Allah SWT juga berselawat kepada Nabi, tetapi bentuk selawat Allah adalah memenuhi keinginan Nabi. "Ada dua hal yang penting, yakni Allah memposisikan Nabi sebagai wasilah(perantara) di dunia dan safaat (pemberi pertolongan) di akhirat," katanya.
Sementara itu, para prajurit Marinir wilayah timur juga telah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Indoor Sport, Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Kamis (16/2/2012), yang dihadiri Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) A Faridz Washington.
Sabtu, 11 Februari 2012
Subhanallah, Pesawat NASA AS, Asapnya Membentuk Lafadz Allah SWT
Subhanallah, kebesaran Allah SWT sungguh luar biasa. Amerika Serikat (AS) pun mengakuinya. Saat peluncuran pesawat NASA AS, asap dari hasil luncurannya membentuk lafadz Allah SWT.
Lafadz Allah SWT terbentuk dari gumpulan asap yang berasal dari pesawat NASA AS yang diluncurkan di langit. Hal itu, membuat kaget dan menuai perhatian warga Amerika, terutama angkatan udara AS. Namun, itu membuktikan kebesaran Allah SWT. video itupun diberi nama, 'Allah name on earth by NASA'.
simak video lafadz Allah SWT by NASA ini pada link :
Jumat, 27 Januari 2012
Pameran Ibadah Haji Digelar di Museum Inggris
Umat Islam di dunia diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji jika mampu, minimal sekali seumur hidup. Bagi kaum non-muslim, terutama di negara-negara Barat, naik haji menjadi hal asing dan penuh misteri.
Namun kini, warga non-muslim di Inggris bisa sedikit belajar soal ibadah haji. Sebabnya, British Museum di kota London menggelar pameran berjudul 'Hajj: Journey to the Heart of Islam', khusus mengenai segala hal yang berhubungan dengan ibadah haji.
"Pameran ini ditujukan bagi semua orang, baik muslim maupun non-muslim, semua orang yang ingin tahu lebih dalam soal fenomena yang luar biasa ini, yang merupakan salah satu manifestasi keagamaan terbesar di dunia," ujar Direktur British Museum, Neil MacGregor, seperti dilansir oleh AFP, Jumat (27/1/2012).
"Naik haji menjadi satu-satunya praktik ajaran Islam yang tidak bisa dilihat oleh non-muslim. Menjadi penting untuk mengeksplorasi pengalaman dan untuk memahami apa makna naik haji bagi umat muslim saat ini, bagaimana maknanya selama berabad-abad dan bagaimana ibadah haji mempengaruhi dunia," imbuhnya.
Dalam pameran ini terdapat berbagai artefak langka, rekaman video, dan foto-foto dari orang-orang yang menjalani ibadah haji dari waktu ke waktu. Di antaranya seperti sebuah Al Quran dari abad ke-18, sebuah artefak bernama 'Mahmal', yang merupakan alat transportasi yang digunakan Sultan ketika melakukan perjalanan dari Kairo ke Makkah. Ada pula artefak bernama 'Milestone', yang merupakan batu lempeng yang digunakan oleh warga Irak saat naik haji untuk menandai rute ke Mekkah sehingga mereka bisa menemukan jalan pulang dengan mudah.
Sedangkan dari aliran modern, terdapat benda seni rupa bernama 'Magnetism', yang merupakan seni rupa minimalis hasil karya seniman Arab Saudi bernama Ahmed Mater. Seni rupa ini menggunakan magnet dan serpihan besi untuk menggambarkan suasana di Makkah saat para umat Muslim mengelilingi Kabah.
Selain itu terdapat juga berbagai buku ataupun catatan pengalaman dari para penjelajah Barat yang berhasil mengunjungi Makkah. Salah satunya seperti penjelajah Inggris, Richard Burton yang datang ke Makkah pada 1853 dan kemudian menuangkan pengalaman tersebut ke dalam sebuah buku. Kemudian juga seorang wanita bangsawan asal Skotlandia, Evelyn Cobbold yang mengunjungi Makkah pada 1933. Evelyn adalah seorang mualaf.
Dibutuhkan waktu 3 tahun untuk mendapatkan persetujuan dari seluruh museum di dunia agar memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pameran ini. Pameran ini akan digelar di British Museum sejak 26 Januari hingga 15 April mendatang.
Pameran ini merupakan rangkaian ketiga dari seri pameran perjalanan sakral. Dua pameran sebelumnya berjudul 'Treasures of Heaven' dan 'Book of the Dead'. Tujuan utama pameran ini adalah untuk meningkatkan pemahaman warga terhadap ibadah haji dan juga terhadap Islam itu sendiri.
Pameran ini diselenggarakan atas kerjasama dengan King Abdulaziz Public Library dari Riyadh, Arab Saudi. Benda-benda seni yang dipamerkan merupakan pinjaman dari berbagai museum di seluruh dunia. Namun sebagian besar disumbangkan oleh Nasser Khalili, yang merupakan kolektor seni Islam terbesar di dunia.
Jumat, 13 Januari 2012
Kucing Bertulis 'Allah' Hebohkan Warga
Warga di Desa Durian, Kecamatan Sui Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, heboh. Gara-garanya adalah seekor kucing betina, Si Belang namanya.
Si Belang memiliki tiga warna bulu, merah bata, putih, dan hitam. Yang membuat kucing ini menarik perhatian warga adalah lafaz Allah yang dibentuk oleh bulu Si Belang.
Si Belang memiliki tiga warna bulu, merah bata, putih, dan hitam. Yang membuat kucing ini menarik perhatian warga adalah lafaz Allah yang dibentuk oleh bulu Si Belang.
Jika diamati dengan seksama, bulu yang berwarna hitam di sisi kanan tubuh Si Belang membentuk lafaz Allah. Sementara, di bagian kiri, terdapat motif bulu yang menyerupai orang yang sedang bersujud.
Kabar mengenai Si Belang segera menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut. Warga yang penasaran berbondong-bondong ke rumah Mutamakin, pemilik Si Belang, yang terletak di Dusun Siak Desa Durian RT 4 RW 4 untuk melihat kebenaran kabar itu. Banyak warga yang ingin menyaksikan keunikan bulu Si Belang dengan mata kepala mereka sendiri.
Mutamakin sendiri mengaku telah merawat Si Belang sejak kecil. Namun, pria berusia 27 tahun itu mengaku baru menyadari warna hitam pada bulu Si Belang ini membentuk lafaz Allah.
Kabar mengenai Si Belang segera menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut. Warga yang penasaran berbondong-bondong ke rumah Mutamakin, pemilik Si Belang, yang terletak di Dusun Siak Desa Durian RT 4 RW 4 untuk melihat kebenaran kabar itu. Banyak warga yang ingin menyaksikan keunikan bulu Si Belang dengan mata kepala mereka sendiri.
Mutamakin sendiri mengaku telah merawat Si Belang sejak kecil. Namun, pria berusia 27 tahun itu mengaku baru menyadari warna hitam pada bulu Si Belang ini membentuk lafaz Allah.
"Saya awalnya sempat heran juga, kok ada perubahan pada bulu kucing milik saya ini," kata Mutamakin kepada VIVAnews.com di Kubu Raya, Jum’at 13 Januari 2012.
"Baru dua minggu ini saya tersadar, bahwa kucing ini memiliki keunikan pada bulu di tubuhnya."
"Ya memang kalau kita lihat mirip ada tulisan kalimah Allah di bagian tubuh kanan kucing ini. Di sebelah kirinya itu mirip orang sedang salat (bersujud). Saya juga sempat heran karena kucing tersebut sudah besar, baru kelihatan tulisan ini," sambung Mutamakin.
Mutamakin tak mau mengait-ngaitkan keunikan bulu kucingnya ini dengan hal-hal yang mistik. Dia hanya menganggap sebagai hal yang biasa saja. "Namun semuanya ini saya anggap sebagai wejangan agar selalu mengingat keagungan Yang Maha Kuasa," kata Mutamakin.
Mutamakin yang keseharianya bekerja serabutan itu, tinggal bersama istri dan satu anaknya yang masih berumur 9 bulan. Untuk sampai ke rumahnya, harus melalui jalan yang rusak parah. Rumah Mutamakin pun hanya beratapkan daun rumbia dan berukuran kecil.
Mutamakin mengaku bersedia melepas kucingnya ini jika ada yang mau membelinya dengan harga yang tinggi. "Rencananya kucing ini mau dijual dengan harga tinggi. Ya tujuanya untuk perbaiki rumah saya yang sangat kecil ini. Dan sebagian uangnya itu akan saya amalkan juga," tutur dia.
"Baru dua minggu ini saya tersadar, bahwa kucing ini memiliki keunikan pada bulu di tubuhnya."
"Ya memang kalau kita lihat mirip ada tulisan kalimah Allah di bagian tubuh kanan kucing ini. Di sebelah kirinya itu mirip orang sedang salat (bersujud). Saya juga sempat heran karena kucing tersebut sudah besar, baru kelihatan tulisan ini," sambung Mutamakin.
Mutamakin tak mau mengait-ngaitkan keunikan bulu kucingnya ini dengan hal-hal yang mistik. Dia hanya menganggap sebagai hal yang biasa saja. "Namun semuanya ini saya anggap sebagai wejangan agar selalu mengingat keagungan Yang Maha Kuasa," kata Mutamakin.
Mutamakin yang keseharianya bekerja serabutan itu, tinggal bersama istri dan satu anaknya yang masih berumur 9 bulan. Untuk sampai ke rumahnya, harus melalui jalan yang rusak parah. Rumah Mutamakin pun hanya beratapkan daun rumbia dan berukuran kecil.
Mutamakin mengaku bersedia melepas kucingnya ini jika ada yang mau membelinya dengan harga yang tinggi. "Rencananya kucing ini mau dijual dengan harga tinggi. Ya tujuanya untuk perbaiki rumah saya yang sangat kecil ini. Dan sebagian uangnya itu akan saya amalkan juga," tutur dia.
Minggu, 20 November 2011
5 tips mudah shalat malam
Tentu sebagai muslim, alangkah lebih baik bila kita bisa menyempurnakan ibadah dengan shalat malam sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW, walaupun ini sifatnya sunnah.
Sudah banyak yang mengupas keutamaan shalat malam. Lebih banyak manfaatnya, walaupun terbilang berat. Bagaimana tidak, sementara jutaan manusia terlelap di waktu malam hingga pagi, kita malah merelakan sebagian malam untuk bangun dan bersujud kepadaNya.
Saya terus terang saja senang dengan materi ini. Sudah agak lama shalat malam bolong-bolong. Kalau bangun ya shalat, walau banyak baru bangun waktu subuh meski alarm sudah berbunyi 1 jam sebelum subuh. Mudah-mudahan ke depan bisa konsisten shalat malam.
Nah, menurut pemaparan ustad kemarin ada 5 hal yang bisa memudahkan kita untuk bangun dan melaksanakan shalat malam. Apa saja kelima hal ini?
1. Mengurangi Makan
Terlalu banyak makan tidak baik untuk kesehatan. Yang ada kita jadi mengantuk dan malas melakukan apa-apa. Teori ini didukung pula oleh dunia medis. Apalagi kalau yang kita makan makanan yang tidak bergizi, yang ada malah hanya akan merusak tubuh. Saya makin sadar akan pentingnya menjaga pola makan yang sehat, saat intensif melakukan program diet untuk kesehatan.
Nah, biar tubuh sehat sekaligus malam bisa bangun dengan mudah coba porsi makanannya dikurangi. Jangan berlebihan, terutama di malam hari. Kalau bisa malah sebaiknya makanan yang bergizi. Rasulullah sendiri mencontohkan untuk membagi 3 isi perut kita. Sepertiga untuk makanan, sepertiga minuman, dan sepertiganya lagi udara. Jadi bukan dipenuhi atau didominasi makanan melulu.
2. Mengatur Ritme Kerja
Untuk poin no.2 ini, kita dituntut untuk bisa memanage diri dalam melakukan pekerjaan di siang hari. Diupayakan semaksimal mungkin untuk mengatur ritme kerja agar tidak terlalu lelah di malam hari. Capek bekerja itu wajar, tapi kalau kelewat lelah biasanya kita membutuhkan istirahat ekstra dan ini menyebabkan sulit bangun di malam hari untuk melaksanakan shalat malam.
mengatur ritme kerja
3. Istirahat di Waktu Siang
Dimana pun kita bekerja, pasti ada waktu untuk beristirahat di siang hari. Waktu istirahat ini pergunakan untuk benar-benar beristirahat. Kalau bisa tidur meskipun itu sejenak (15-30 menit). Biasanya kalau sudah tidur, bangun jadi lebih fresh dan bersemangat kembali melakukan aktivitas.
Tapi jangan lupa, tidurnya di siang hari diniatkan agar malam punya energi lebih untuk bangun dan shalat malam. Dengan tidur siang sejenak, kita jadi tidak terlalu kelelahan saat pulang kerja. Banyak para pekerja yang tidur siang di waktu istirahat, namun tidak diniatkan untuk memudahkan bangun malam. Ya rugi jadinya.
4. Menjauhkan Diri dari Perbuatan Dosa dan Maksiat
Hati itu tadinya bersih. Saat kita berbuat dosa, maka perlahan-lahan hati tertutup oleh belenggu-belenggu hitam yang menjauhkan kita dari rahmat dan hidayah Allah. Akan sulit bagi mereka yang suka melaksanakan dosa untuk bisa rutin menegakkan ibadah. Yang biasa saja sulit, apalagi yang plus plus seperti shalat malam, kecuali mereka bertaubat.
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (QS.29 : 45)
Ayat ini kemudian oleh para ulama dinyatakan berlaku sebaliknya. Bila kita sering berbuat keji dan mungkar, akan sulit untuk melaksanakan ibadah-ibadah kepada Allah. Kalaupun benar masih shalat, shalatnya kosong. Hanya sekedar rutinitas tanpa makna. Karena dalam shalat ada nilai-nilai yang ketika ditegakkan dan diaplikasikan ke dalam kehidupan, benar-benar akan menjaga perilaku kita dalam garis yang benar.
Jadi di waktu siang, jagalah perbuatan kita. Jauhkan diri dari perbuatan dosa. Agar terbuka pintu rahmat dan hidayah Allah yang membuat kita lebih bersemangat melaksanakan ibadah di malam hari dan semakin mendekatkan diri kepada Allah.
5. Membersihkan Hati
Terakhir, agar mudah untuk bangun melaksanakan shalat malam bersihkan hati kita dari segala macam penyakit hati. Iri, dengki, sombong, dll, buang semua. Lagipula penyakit-penyakit hati ini hanya akan membuat hidup kita jadi tidak tenang.

jagalah dan bersihkan selalu hati kita
Cara membersihkan penyakit hati?
Pernah dengar lagunya Opick yang judulnya “Tombo Ati” (obat hati)? Ini dia 5 perkara yang bisa membantu kita membersihkan hati :
- Baca Al-Qur’an dan maknanya
- Dirikan shalat malam
- Berkumpullah dengan orang-orang shaleh
- Perbanyak berpuasa
- Perbanyak dzikir malam
Nah, itu saja 5 hal yang bisa memudahkan kita untuk bangun dan melaksanakan shalat malam yang saya tangkap dari hasil khotbah kemarin.Saya mau menambahkan satu poin lagi.
Jangan lupa berdoa sebelum tidur, dan minta kepada Allah untuk dibangunkan agar bisa melaksanakan shalat malam. Begitu sudah bangun, biasanya masih males-malesan ini, jangan diturutin. Baca doa bangun tidur dan langsung bergerak dan ambil air wudhu. Insya Allah lebih segar.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.
“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS.17 – 9)
Sabtu, 12 November 2011
Jangan Mudah Mengkafirkan Sesama Muslim
Sesungguhnya ada 6 Rukun Iman (Allah, Malaikat, Kitab Suci, Nabi, Hari Akhir, dan Qadla serta Qadar) dan 5 Rukun Islam (Mengucapkan 2 kalimat Syahadah, Shalat 5 waktu, Puasa di bulan Ramadhan, Zakat, dan Haji jika mampu). Jika mengingkari salah satunya, misalnya tidak mau shalat, baru kita bisa mengatakan orang itu kafir. Atau mengaku ada Nabi setelah Nabi Muhammad.
Namun jika tidak, kita harus hati-hati dalam mengkafirkan seseorang. Karena dosanya besar. Jika yang dituduh tidak kafir, maka kitalah yang kafir.
Ada kelompok Khawarij yang begitu mudah mengkafirkan seorang Muslim bahkan menghalalkan darahnya untuk dibunuh. Mereka menganggap hanya kelompok mereka saja yang paling benar. Para ulama sepakat bahwa kelompok Khawarij ini sudah keluar dari Islam. Semoga kita tidak terjebak dalam kelompok ini.
"Tiga perkara berasal dari iman: (1) Tidak mengkafirkan orang yang mengucapkan “Laailaaha illallah” karena suatu dosa yang dilakukannya atau mengeluarkannya dari Islam karena sesuatu perbuatan; (2) Jihad akan terus berlangsung semenjak Allah mengutusku sampai pada saat yang terakhir dari umat ini memerangi Dajjal tidak dapat dirubah oleh kezaliman seorang zalim atau keadilan seorang yang adil; (3) Beriman kepada takdir-takdir." [HR. Abu Dawud 2170]
Dari Abu Musa r.a., katanya: “Saya berkata: “Ya Rasulullah, manakah kaum Muslimin itu yang lebih utama?” Beliau s.a.w. menjawab: “Yaitu yang orang-orang Islam lainnya merasa selamat daripada gangguan lisannya -yakni pembicaraannya- serta dari tangannya.” [HR. Bukhari 2003]
Di saat Usamah, sahabat Rasulullah saw, membunuh orang yang sedang mengucapkan, “Laa ilaaha illallaah, ” Nabi menyalahkannya dengan sabdanya, “Engkau bunuh dia, setelah dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah.” Usamah lalu berkata, “Dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah karena takut mati.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda, “Apakah kamu mengetahui isi hatinya?” [HR Bukhari 6364]
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri (1409) dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman(1410) dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” [Al Hujuraat : 11]
(1409). Jangan mencela dirimu sendiri maksudnya ialah mencela antara sesama mukmin karana orang-orang mukmin seperti satu tubuh.
(1410). Panggilan yang buruk ialah gelar yang tidak disukai oleh orang yang digelari, seperti panggilan kepada orang yang sudah beriman, dengan panggilan seperti: hai fasik, hai kafir dan sebagainya.
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” [Al Hujuraat 12]
Dari ayat di atas, sering orang suka mencari-cari kesalahan orang lain. Padahal kalau dia introspeksi, bisa jadi kesalahannya lebih banyak daripada orang yang dia cari.
Ash-Shahih (Shahih al-Bukhari), dari Tsabit bin adh-Dhahhak, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda:
“… Dan melaknat seorang Mukmin seperti membunuhnya. Siapa saja yang menuduh seorang Mukmin dengan kekafiran, maka ia seperti membunuhnya”. [HR Bukhari 6161]
“Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya “hai kafir”, maka ucapan itu akan mengenai salah seorang dari keduanya.” [HR Bukhari 5639]
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Bila seseorang mengkafirkan saudaranya (yang Muslim), maka pasti seseorang dari keduanya mendapatkan kekafiran itu. Dalam riwayat lain: Jika seperti apa yang dikatakan. Namun jika tidak, kekafiran itu kembali kepada dirinya sendiri”. [HR Muslim 92]
Dari Abu Dzarr Radhiyallahu ‘anhu , Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa memanggil seseorang dengan kafir atau mengatakan kepadanya “hai musuh Allah”, padahal tidak demikian halnya, melainkan panggilan atau perkataannya itu akan kembali kepada dirinya”.[HR Muslim 93]
Janganlah kita mengkafirkan seorang Muslim hanya karena dia tidak mampu melaksanakan 100% dari perintah Allah dalam Al Qur’an. Itu bukan berarti dia kafir. Tapi karena memang manusia itu sifatnya lemah. Tempat salah dan lupa. Hanya Nabi yang mampu melaksanakan 100% perintah Allah. Hanya Nabi yang maksum/terlindung dari dosa. Kita semua niscaya tak lepas dari dosa. Jadi jangan seenaknya mengkafirkan sesama Muslim.
Langganan:
Postingan (Atom)